PRABU MATSWAPATI

 Sebelum menjadi Presiden, Prabowo Subianto minta kepada semua Ketua Umum Parpol, yang tergabung dalam KIM Plus, agar   jangan menugaskan menteri-menteri dalam Kabinet yang akan dia pimpin, untuk cari uang dari APBN, APBD. Nah lo!

Mengakhiri peristiwa Wirata Parwa, didepan para pesohor, Prabu Matswapati berpidato: “Negeri kita hampir ambruk, gara-gara ketiga adik iparku, Kencakarupa, Rupakenca dan Rajamala melakukan korupsi edan-edanan.  Beruntung ada Pandawa dan Drupadi, sehingga negeri Wirata, termasuk diri saja dan seluruh keluarga, bisa diselamatkan. Oleh karena itu, sejak saat ini, jangan ada lagi yang korupsi!.”

Pidato Prabu Matswapati bisa disepadankan dengan Pidato Prabowo Subianto. Prabu Matswapati telah kapok membiarkan korupsi merajalela dinegerinya. Dia bertekat untuk hidup lurus dan melakukan segala usaha, agar bisa membantu Pandawa dalam Perang Bharatayuda di Samanta Pancaka. 

Hal serupa akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Tak henti-hentinya dia bicara Ganyang Korupsi.

Terkait hal ini, sarapan pagi telah terjadi 2 hari setelah pelantikan Kabinet. Menteri Desa, Yandri Susanto telah menyalahgunakan Kementeriannya untuk urusan pribadi. Wadhuh … Piye jal? Tak urung, Sekretais Kabinet, Mayor Teddy telah menegurnya. Jooozzz… 

Seperti halnya Prabu Matswapati yang bertobat, hal serupa semestinya akan dilakukan oleh Kabinet Merah Putih.

Semoga setelah pembekalan di Akademi Militer Magelang, yang bakal digelar pada 25 – 27 Oktober 2024, para Menteri dan Wakil Menteri menjadi siap Ganyang Korupsi. MERDEKA

TANCEP KAYON

 

SUD

Pengamat Wayang

Semarang –  Semarang – Geguritan: MAWAR. Oleh Romo Dr. Ign. Kuntoro Wiryomartono SJ. Suara: Dr. G. Subanar SJ – “… Apa atiku inten mencorong, mbabar gebyaring sukma tanpa blentong“ –  Jum’at, 25 Oktober 2024.