SENAWANGI

History and management of Senawangi

Management

Period 2022-2027

FH Bambang Soelistyo

Ketua Umum

Didik Suhardi

Ketua I

Yatto HS

Ketua II

S. Mari AW

Ketua III

Im Rini Hariyani

Ketua IV

Imira Dewi

Sekretaris Umum

Omar Faizal

Bendahara Umum

Ina Sofianti

Sekretaris I

Wahyu Wulandari

Bendahara II

Suharyanto

Bid. PDWI

Saryanto

Bid. PDWI

Hilmi Budi Prasetyo

Bid. PDWI

Albert Reza Braitner

Bid. PDWI

H. Undung Wasito

Bid. PDWI

Alika Chandra

Bidang Pemasaran

Martini

Bid. Pemasaran

Lily Tjahyandari

Bid. Kemitraan

Dwi Woro Retnomastuti

Bid. Pengembangan & Pemanfaatan

Wahyu Listyaningsih

Bid. Pengembangan & Pemanfaatan

Irwan Riyadi

Bid. Pengembangan & Pemanfaatan

Gatot Juwito

Bid. Pengembangan & Pemanfaatan

Nurrahman Oerip

Bid. Hubungan Internasional

Dimas Samudra Rum

Bid. Hubungan Internasional

Nilam Zubir

Bid. Humas

Suryandoro

Bid. Humas

Darmoko

Bid. Litbang

Dendi Pratama

Bid. Litbang

Mikka Wilda

Bid. Litbang

History

Asal mula terbentuknya SENA WANGI menjelang dan setelah diselenggarakannya Pekan Wayang Indonesia II/1974 pada waktu Panitia Pekan Wayang menghadap Presiden R.I., beliau menganjurkan supaya dibentuk semacam “sekretariat bersama” untuk mewadai semua organisasi, yayasan atau lembaga yang menangani pewayangan di Indonesia. Menghormati asas-asas “Kerakyatan” dan “musyawarah untuk mufakat”, para peminat pewayangan yang ada di Jakarta, sesudah berkonsultasi dengan tokoh-tokoh pewayangan dan pihak-pihak yang berwenang, kemudian menyelenggarakan Kongres Nasional Pewayangan Indonesia Pertama dalam tahun 1975, bertempat di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Kongres yang diadakan pada tanggal 11 dan 12 Agustus 1975 itu dengan suara bulat menyetujui pembentukan organisasi nasional sesuai saran Bapak Presiden itu. Kongres ini menugasi sebuah Dewan Formatir terdiri dari tiga orang yang diketuai pimpinan Kongres, Marsekal TNI H. Boediardjo, dengan anggota-anggota dr. R. Abdullah (Laksda TNI Purn.) dan R.E. Hendro Mulyono (Mayor-TNI A.D.) Sedang Pandam Guritno di tunjuk sebagai penyusun Rencana Anggaran Dasar SENA WANGI. Menjelang akhir tahun 1975 susunan Dewan Pengurus SENA WANGI dan Rencana Anggaran Dasarnya selesai disusun.

Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan wayang tersebut, visi SENA WANGI adalah seni pewayangan menjadi salah satu pilar/khasanah unggulan kebudayaan nasional. Seni pewayangan berperan sebagai wacana dan wahana budaya guna mempertinggi harkat dan martabat manusia.

  1. Memantapkan peranannya sebagai lembaga konservasi,   preservasi, dan inovasi seni pewayangan.
  2. Mengembangkan seni pewayangan sesuai dengan tantangan zaman.
  3. Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni pewayangan terutama generasi muda.
  4. Memasyarakatkan nilai filosofi dan pesan moral seni pewayangan dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. Dalam mengembangkan seni pewayangan menerapkan prinsip-prinsip manajemen, serta melakukan komunikasi dan kerjasama dengan lembaga atau perorangan di dalam maupun luar negeri.
  6. Menumbuhkan lembaga kritik seni pewayangan.

Let's Collaborate

We are open to cooperation in various puppet preservation and development programs throughout the world.