SWARGALOKA Merupakan wadah belajar dan berkreasi di bidang seni budaya;meliputi berbagai cabang seni. Didirikan oleh tokoh dan seniman muda, Suryandoro di Yogyakarta, 17 Juni 1993. Wadah ini kemudian dikembangkan di Jakarta hingga saat ini. Yayasan Swargaloka  mengadakan berbagai kegiatan, berupa; pementasan, workshop seni, seminar, pendidikan dan pelatihan seni dengan mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kegiatan berlangsung di dalam maupun di luar negeri, antara lain di India, Rusia dan Korea Utara.

Pertengahan Oktober 2010,  Yayasan Swargaloka  juga telah bekerjasama dengan Compagnia Artemis Danza dari Italy memberikan workshop Wayang dan Tari Jawa kepada mereka. Semua kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional sekaligus membantu mewadahi kreativitas para seniman dan mencarikan sarana untuk menyejahterakan para seniman tradisional.

Visi  Swargaloka adalah menjadikan seni budaya sebagai wacana dan wahana untuk mempertinggi harkat dan martabat manusia. Seni budaya memiliki spektrum nilai kebatinan yang terdiri dari etika  (moral) dan estetika (rasa keindahan) yang keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Etika (moral) bersifat universal dan nyaris bersifat abadi, sedangkan estetika berkembang mengikuti perkembangan selera seni masyarakat. Estetika inilah yang mendorong seniman berkreativitas.

Swargaloka mempunyai Misi :

  1. Memanfaatkan seni budaya sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat untuk me        ningkatkan ketaqwaan dan budi luhur ;
  2. Meningkatkan kualitas dan kaderisasi seniman agar tumbuh dan berkembang sebagai tenaga profesi yang handal ;
  3. Meningkatkan mutu kesenian agar selalu tanggap menghadapi   tantangan jaman ;
    Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian