SUTADI,  dilahirkan di Klaten, pada tanggal 9 Juli 1948. Lulus Sekolah Rakyat (SR) di Desa Pandanan tahun 1960; Lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Klaten tahun 1963; Lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Klaten tahun 1966 sebagi lulusan terbaik Jurusan Sastra Budaya tahun 1966; Lulus S1 Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIPOL) Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 1972, dan meraih Penghargaan Rektor UGM sebagai lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIPOL) tahun 1972. Setelah diwisuda sebagai sarjana (S1) dari FISIPOL UGM tanggal 19 September 1972; mulai tanggal 1 Oktober 1972, mengabdi di Kantor Pemerintahan Kabupaten Klaten. Karir di lingkungan birokrasi pemerintahan Provinsi Jawa Tengah telah menempuh rentang waktu yang cukup panjang, yaitu kurang lebih 32 tahun.

Setelah memasuki masa pensiun, terhitung mulai tanggal 11 Agustus 2004, Ia telah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) PEPADI sebagai Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Provinsi Jawa Tengah sampai sekarang. Selama dipercaya sebagai Ketua PEPADI Provinsi Jawa Tengah selama kurang lebih sepuluh tahun (2004-2014), selalu mencurahkan perhatian di jagat pedalangan dan pewayangan. Ada dua penghargaan yang diperoleh, yaitu dari Walikota Semarang sebagai Budayawan serta dari lembaga Pengembangan Kebudayaan Jawa (LPKJ) Surakarta dengan predikat Adikarya Budaya.

Selain keterlibatannya di ranah pedalangan dan pewayangan, juga aktif berperan dalam kegiatan perlindungan, pembinaan, dan pengembangan Bahasa Jawa. Pada Kongres Bahasa Jawa (KBJ) IV tahun 2006 di Semarang, mendapat kepercayaan sebagai Ketua Panitia Pengarah dan pada KBJ  V tahun 2011 di Surabaya mendapat tugas sebagai salah satu pengarah pada Badan Pekerja KBJ V. Mulai tahun 2010-2014, menjabat sebagai Ketua Dewan Bahasa Jawa Provinsi Jawa Tengah. Sampai dengan sekarang ini sudah ratusan karya tulis yang berupa ‘esai Jawa’, baik yang dimuat pada laman web sitenya maupun di tabloid ‘Mbangun Praja’ yang diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.