Konferensi Pers (doc. SENA WANGI)

SENA WANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) genap berusia 44 tahun (12 Agustus 1975 – 12 Agustus 2019). Menandai peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-44 tesebut SENA WANGI akan mengadakan Pergelaran Wayang Kulit dengan  lakon Sri Sadono Boyong yang akan dipentaskan oleh dalang Ki H. Manteb Soedarsono pada hari Jum’at, 16 Agustus 2019 Pukul 19.00 – selesai, di halaman Gedung Pewayangan Kautaman, Jl. Raya Pintu I TMII Jakarta Timur.

Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (SENA WANGI), dalam melaksanakan visi dan misinya melestarikan dan mengembangkan seni budaya wayang, dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan organisasi-organisasi pewayangan dan pedalangan Indonesia telah berhasil meraih prestasi-prestasi antara lain Wayang Indonesia telah diakui dan mendapat penghargaan UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada tanggal 7 November 2003,  kemudian tanggal 7 November ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional oleh Presiden RI, penerbitan buku-buku wayang, di samping itu juga dilakukan kerjasama dalam pengembangan filsafat wayang dengan lembaga pendidikan tinggi seperti UGM, UI dan lain-lain.

Ketua Umum SENA WANGI, Drs. Suparmin Sunjoyo memaparkan bahwa selain merayakan HUT SENA WANGI ke 44, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 sekaligus mengawali perayaan Hari Wayang Nasional yang telah ditetapkan oleh Pemerintah setiap tanggal 7 November dengan Keputusan Presiden RI Bapak Ir.H. Joko Widodo, yaitu KEPPRES Nomor. 30 Tahun 2018.

Pemotongan Tumpeng HUT ke 44 SENA WANGI oleh Ketua Umum SENA WANGI, Bp. Drs. Suparmin Sunjoyo didampingi Ketua I SENA WANGI Ibu Drs. Sri Teddy Rusdy, SH., M.Hum dan Ketua II SENA WANGI, Bapak H. Yatto HS, SH., MM (doc. SENA WANGI)

Potongan tumpeng diserahkan kepada Ketua Umum Komunitas Seni Budaya Nusantara, Bp. Mayor Jenderal TNI (Purn.) Drs. Hendardji Soepandji, S.H. (doc. SENA WANGI)

Ketua Umum  SENA WANGI menyerahkan potongan tumpeng HUT ke 44 SENA WANGI kepada Ketua Dewan Kehormatan SENA WANGI, Bp. Drs. H. Solichin. (doc. SENA WANGI)

HUT SENA WANGI kali ini mengambil tema Memajukan Budaya Membangun Karakter Bangsa. Sesuai pemikiran Ketua Dewan Kehormatan SENA WANGI, Bapak Drs H. Solichin, maka dipilihlan lakon Sri Sadono Boyong.

Ketum SENA WANGI Bapak Drs. Suparmin Sunjoyo didampingi Ketua Umum Organisasi Pewayangan Indonesia menyerahkan tokoh wayang Sri Sadono kepada dalang Ki Manteb Sudarsono. (doc. SENA WANGI)

Esensi makna yang tersirat di dalam lakon tersebut sangat relevan dengan motivasi budidaya pangan atas kesuburan tanah Nusantara untuk mengisi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan perbaikan perekonomian Nasional melalui dunia pangan, jelas Ketua Panitia HUT SENA WANGI , Yatto HS, SH.,MM.