DWI WORO RETNO MASTUTI, adalah seorang pakar wayang dari Universitas Indonesia. Lahir di Magelang 23 November 1959. Dosen/peneliti  di Program Studi Jawa FIB-UI, kampus Depok. Aktif dalam organisasi profesi sebagai anggota Manassa (masyarakat Pernaskahan Nusantara, anggota HISKI (Himpunan sarjana Kesustraan Indonesia), Pendiri dan pengurus KWUI ( Komunitas Wayang Universitas Indonesia). Tahun 2000 sampai sekarang pengurus SENAWANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia.

Menulis sejumlah makalah dan aktif mengikuti seminar mengenahi sastra-budaya-bahasa yang diselenggarakan di dalam dan sesekali di luar negeri sejak tahun 2000 antara lain, Wayang Cina di Jawa, Wayang Potehi, Wayang Kulit dan Naskah-naskah Cina-Jawa. Selain itu, ia juga menulis cerita bersambung Sik Jin Kwi Ceng Tang di Harian Sinar Harapan sejak tahun 2012.

Penelitian yang telah dilakukan adalah Studi Jawa Kuna, budaya Jawa dan Peranakan Cina-Jawa. Hasil penelitian di bidang studi Jawa Kuna adalah Kunjarakarna : Ajaran Moral (1987), Kakawin Manuk Abha (1992), Sutasoma dalam Cantakaparwa (2000), Alihaksara naskah lontar berjudul Cantakaparwa (2004). Penelitian dalam studi Peranakan antara lain Katalog Wayang Potehi koleksi Gudo dan Wayang Kulit Cina-Jawa koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta (Tim 2009)